Kenapa Harus IPTP??

2010
11.26

Niat masuk fakultas peternakan udah ada saat saya SMP, banyak juga yang aneh pas nanya ‘nanti kuliah mau jurusan apa?’ pas saya jawab ‘peternakan‘, pasti semuanya heran… Awalnya pingin masuk peternakan karena om saya bekerja di peternakan sapi perah di daerah sukabumi, karena saya sering menginap di rumahnya yang dekat dengan peternakan tersebut, membuat saya sering main kesana dan menyukai pekerjaan om saya. Lulus SMA saya mengikuti ujian mandiri di UNSOED mengambil jurusan Peternakan, tetapi saya juga mendaftar USMI ke IPB, alhamdulilahnya saya diterima dikedua-duanya dan karena beberapa pertimbangan saya pilih IPB.
Setelah melalui setahun di IPB, tinggal di asrama dan mengikuti pelajaran TPB. saya mulai memilih departemen di Fakultas Peternakan. Akhirnya saya memilih IPTP dan alhamdulilah diterima, alasannya karena IPTP, lebih kepada produk hasil ternak bisa dikatakan dibagian hilir peternakan. sehingga pokok bahasan atau wilayah pekerjaannya bisa lebih luas cakupannya. bisa pada pembudidayaan ternaknya dan bisa produk ternaknya seperti susu, daging, telur dan ikutannya. Kita juga dapat berinovasi pada produk hasilnya juga. seperti membuat yoghurt, kornet, sossis, telur omeg-3 dan lainnya. itulah ceritanya mengapa saya pilih IPTP. setelah masuk kelas IPTP 45 IPB, ternyata anaknya Gaul-gaul, gak ada yang Cupu-cupu..hahahaha, jadi gak nyesel deh masuk IPTP 45…